Dr.Hj. Marissa Haque Ikang Fawzi, SH, MHum, MBA, MH

Dr.Hj. Marissa Haque Ikang Fawzi, SH, MHum, MBA, MH
Dr.Hj. Marissa Haque Ikang Fawzi, SH, MHum, MBA, MH

Ledakan Penduduk dan Lingkungan Hidup Indonesia (dlm Dr.Hj. Marissa Haque Fawzi, SH, MHum, MBA, MH)

Ledakan Penduduk dan Lingkungan Hidup Indonesia (dlm Dr.Hj. Marissa Haque Fawzi, SH, MHum, MBA, MH)
Ledakan Penduduk dan Lingkungan Hidup Indonesia (dlm Dr.Hj. Marissa Haque Fawzi, SH, MHum, MBA, MH)

Lagu "Hanya Satu Kamu": oleh Ikang Fawzi





Janji Setia & Cinta Ikang Fawzi untuk Marissa Haque Kekasihnya, 1985







Marissa Haque Cover di Majalah Environment

Marissa Haque Cover di Majalah Environment
Meneliti Illegal Logging di Prov. Riau, 2006-2009

Respectable IPB, Bogor

Respectable IPB, Bogor
IPB, Bogor, Marissa Haque Fawzi, Program Doktor, 2009

Untukmu Indonesiaku

Untukmu Indonesiaku
Untukmu Indonesiaku, Marissa Haque Fawzi
Tampilkan postingan dengan label Dr. Asep Saefuddin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dr. Asep Saefuddin. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Desember 2009

Bersama Mantan Purek 4 IPB, Bogor, Marissa Haque, Berikan Arahan Tentang Flu Burung


Senin, 14 November 2005 22:04

Kapanlagi.com - Publik Indonesia tentu sudah tak asing dengan sosok Marissa Haque, yang pada tahun '80-an dikenal sebagai bintang film muda yang ikut meramaikan jagat film nasional. Hingga akhirnya ia disunting rocker Ikang Fawzi, ia masih berkutat di dunia perfileman, sampai akhirnya "dipinang" sebuah partai politik dan bergabung di dalamnya sehingga sampai ia menjadi politisi di Senayan (Gedung DPR/MPR) sebagai anggota Komisi VIII DPR RI. Bersama sejawatnya Elviana dari Komisi X DPR-RI yang membidangi Pendidikan, Marissa Haque, belum lama ini bertandang ke Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan mengunjungi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB, di Kampus IPB Darmaga.

Lantas, apa gerangan yang dilakukan di FKH-IPB? Rupanya, sebagai ibu rumah tangga, Marissa Haque ternyata ikut risau dengan wabah flu burung yang terjadi di Indonesia. Pasalnya, dengan isu flu burung itu, tidak hanya peternak saja yang tertimpa musibah karena ada banyak jutaan unggas, khususnya ayam, yang mati karena serangan penyakit itu.

Namun akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang kemudian takut mengonsumsi ayam, padahal ayam adalah protein hewani yang dibutuhkan untuk kesehatan, dan harganya relatif terjangkau oleh masyarakat kebanyakan. Atas kondisi itulah, ia terpanggil untuk ikut berkampanye agar publik tidak takut makan ayam, terlebih bila ayam tersebut sehat dan tidak berpenyakit.

Karena itu, maksud kunjungannya ke FKH-IPB adalah bertemu ahli dan pakar yang berkompeten untuk membahas masalah flu burung, serta berupaya menyosialisaikan kepada masyarakat agar tidak terlalu berlebihan dalam menanggapinya.

"Makan ayam itu aman, jika dimasak dengan panas 80 derajat Celcius dengan lama minimal 5 menit, bakteri dan segala penyakit termasuk virusnya akan mati. Jangan sampai tidak makan ayam. Kita tahu jika tidak makan daging kita akan menjadi bangsa yang terbelakang mungkin menjadi idiot," katanya kepada para wartawan di Laboratorium Patologi FKH-IPB. Menurut dia, kejadian flu burung yang marak diberitakan oleh media massa perlu diwaspadai, karena mungkin menyangkut pertahanan dan keamanan negara Indonesia.

"Saya sebagai perempuan dan juga ibu rumah tangga serta juga sebagai mahasiswa IPB (saat ini Marissa Haque sedang studi S-3 di IPB-red) melihat hal ini sebagai ancaman bagi pertahanan dan keamanan kita."
"Jadi, pertahanan bukan hanya membeli senjata seperti rudal, peluru dan lain-lain. Namun bisa juga menyangkut pangan, yang hakiki bisa mempengaruhi rumah tangga, di mana di dalamnya terdapat sanak famili dan keluarga, yang berkembang menjadi suatu bangsa," katanya.
Dekan FKH-IPB Dr drh Heru Setijanto pun membenarkan pernyataan itu dengan menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu terlalu khawatir berlebihan tentang flu burung. "Benar, kita perlu waspada, tapi jangan berlebihan, dan mari kita luruskan," katanya.

Menurut dia, terdapatnya wabah flu burung di sana-sini sifatnya sporadis, dan itu menjadi konsekuensi yang harus diterima, karena hal itu sedang menjadi endemis di Indonesia.
"Memang wabah flu burung ini terkadang muncul di suatu daerah, namun demikian dari sisi hewan cukup terkendali. Buktinya dari tahun 2004 hingga 2005 tidak ada lagi wabah yang besar-besaran seperti akhir 2003 dan awal 2004 itu," katanya. (*/bun)

Rabu, 16 September 2009

Anjuran Dr. Asep Saefudin Mantan Purek 4 Pasca Sarjana IPB, Bogor: Marissa Haque

Promosi IPB adalah Kampanye Back to Nature

Memiliki riwayat keluarga genetik kanker, maka Marissa Haque sekeluarga tidak main-main dengan masalah kesehatan keluarga. Atas saran dari salah seorang dosennya Dr. Asep Saefudin Purek 4 Pasca Sarjana IPB, Bogor, Marissa sekarang ini sangat rajin mengkonsumsi buah merah asal Papua/Irian Jaya itu.

Di sebuah media, adik kandung Marissa Haque bernama Soraya bahkan mengakui ada kekhawatiran khusus dalam dirinya soal kesehatan. Nyawa ibundanya terenggut oleh kanker ovarium (indung telur). Sang ibu kemungkinan mewarisi penyakit itu dari neneknya. Penyakit yang sama juga kemudian mengenai adiknya, Shahnaz Haque, sehingga satu indung telurnya harus diangkat.

“Kalau ada ibu yang menderita kanker dan mempunyai anak perempuan, maka bibitnya akan terbawa. Dengan sejarah seperti itu, saya harus hati-hati,” jelas Soraya di sebuah media. Menurutnya, perempuan lebih rentan untuk menderita kanker dibanding pria, karena alat reproduksi perempuan lebih rumit.

Untuk itu, sejak usia 30 tahun, Soraya yang rajin berpuasa ala Nabi Daud ini menjaga jarak dengan daging merah juga makanan kaleng dan awetan. “Sedapat mungkin saya menghindarinya. Sebagai gantinya, saya mengonsumsi daging putih atau ikan dan makanan segar,” katanya membuka rahasia. Setahun sekali, dia menjalani mammografi dan pap smear untuk memantau kesehatan payudara serta organ reproduksinya.

Dengan kenyataan itu, Marissa Haque mau tak mau juga berhati-hati seperti yang dilakukan Soraya. Sebagai catatan, Marissa juga mengalami masalah kesehatan yakni gangguan tiroid. Marissa juga melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi munculnya sel kanker lantaran orangtuanya mengidap penyakit serupa. Untuk itu artis cantik ini mengkonsumsi masing-masing sebuah kapsul buah merah dan kapsul Virgin Coconuts Oil (VCO) setiap hari. Selain itu juga untuk menjaga kebugaran. “Stamina meningkat drastis. Jika sehari tidak mengkonsumsi, badan pegal dan drop,” kata artis yang dijadikan ikon buah merah oleh sebuah perusahaan farmasi itu.
Menurut Marissa, dalam keluarganya ia pun melakukan hal serupa yakni melakukan tindakan pencegahan. Untuk itu, dibiasakan anak-anaknya mengkonsumsi sayuran dan buah.

Oleh:Tommy

Selasa, 15 September 2009

Mantan Purek 4 IPB, Dr. Asep Saefuddin Pasca Penyuluhan Anti Flu Burung H5N1: Marissa Haque

Mantan Purek 4 IPB, Dr. Asep Saefuddin Pasca Penyuluhan Anti Flu Burung H5N1.

Mantan Purek 4 IPB, Bogor bernama Dr. Asep Sefuddin. Semasa menjabat, Pak Dr. Asep sering mengundang saya dan Ikang suamiku untuk datang kerumahnya dalam rangka silaturahmi. Pembicaraan sangat nyambung karena Ikang suamiku pernah tinggal lama di Tokyo, Jepang bersama keluarganya dari Deplu. Disaat kami dirumah beliau, Pak Asep seringkali memasak sendiri makanan Jepang untuk kami para tamunya dari Banten, Bintaro.

Belakangan ini dibulan suci Ramdahan ini, tiba-tiba Ikang dan saya merasa kangen dengan keluarga Pak Asep beserta seluruh keramah-ramahan beliau sekeluarga. Rasanya sudah sangat lama kami tidak pernah kerumah Pak Dr. Asep lagi di Bogor. Dulu Pak Dr. Asep adalah salah seorang dosen yang sangat ingin saya mengambil Program S3 Ilmu Lingkungan Hidup di IPB -- saat itu saya masih menjadi anggota DPR RI.

Dibulan suci Ramadhan 2009 ini, didalam doa panjang kami setelah sholat Tarawih, kami sekeluarga mendoakan agar Pak Dr. Asep sekeluarga panjang umur, murah rezeki serta sehat wal afiat selalu.

Selamat berpuasa ya Pak Asep, Bu Asep, sekeluarga yang disayang Allah...
Salam dari kami sekeluarga di Pelangi Bintaro, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

Yellow Margot

Yellow Margot
Fokus IPB, Biologi dan Sosial, Marissa Haque Fawzi, Program Doktor Lingkungan Hidup, 2009

Dr.Hj. Marissa Haque Ikang Fawzi, Mengamati Alam Meracik Model Sistem Lingkungan untuk Indonesia

Dr.Hj. Marissa Haque Ikang Fawzi, Mengamati Alam Meracik Model Sistem Lingkungan untuk Indonesia
Dr.Hj. Marissa Haque Ikang Fawzi, Mengamati Alam Meracik Model Sistem Lingkungan untuk Indonesia

Modelling Grid of Earth

Modelling Grid of Earth
Modelling Grid of BUMI

Alur Ekologis

Alur Ekologis
Alur Ekologis, PSL, IPB,Marissa Haque

Alur Ekosistem

Alur Ekosistem
Alur Ekosistem

Sempat Mendukung Program Dekan Pasca IPB, Bogor

Sempat Mendukung Program Dekan Pasca IPB, Bogor
Marissa, Haque, Bapak Ismet (Bupati Kab.Tangerang/Pamannya Ikang Fawzi), Dekan Pasca Sarjana IPB, in UMKM Introduction for Mauk in Banten, 2006

Species Dilindungi Toco Toucan

Species Dilindungi Toco Toucan
Marissa Haque, Penggemar Toco Toucan

Catatan Pemekaran Wilayah Indonesia

Catatan Pemekaran Wilayah Indonesia
Politik Indonesia & Laju Kecepatan Kerusakan Lingkungan Hidup